MAKASSAR, Eranasional.com – Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib mengimbau Warga Makassar agar tidak menyebarkan hoaks (berita bohong) di Pemilu 2024.

Dia meminta warga untuk melaporkan apabila melihat atau mendengar ada berita-berita bohong, hoaks dan ujaran kebencian di media sosial.

Karena jika kedapatan menyebarkan berita bohong akan dikenakan denda dan hukuman yang cukup berat.

Dia juga mengimbau jika mendapatkan berita bohong untuk dicerna dan tidak meneruskannya ke yang lain.

“Tanyakan dulu kepada pihak kepolisian atau pihak terkait apakah berita itu benar atau tidak,”imbaunya.

Ngajib menambahkan, Polrestabes Makassar sudah menyiapkan nomor aduan jika ada berita bohong atau ujaran kebencian di media sosial jelang Pemilu 2024.

“Laporkan ke nomor 081233669110. Bagi yang menyebarkan berita bohong akan dijerat pasal 254 ayat 1 huruf a. Dengan ancaman hukuman 10 tahun dan denda Rp 1 miliar,”pungkasnya. (*)