<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>balita tewas dianiaya orang tua &#8211; Daerah Eranasional.com</title>
	<atom:link href="https://daerah.eranasional.com/tag/balita-tewas-dianiaya-orang-tua/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://daerah.eranasional.com</link>
	<description>Jujur, terupdate dan profesional</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jan 2023 04:44:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://daerah.eranasional.com/wp-content/uploads/2022/02/cropped-WhatsApp-Image-2022-02-09-at-12.56.02-32x32.jpeg</url>
	<title>balita tewas dianiaya orang tua &#8211; Daerah Eranasional.com</title>
	<link>https://daerah.eranasional.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ibu, Kakek, dan Nenek Jadi Tersangka Tewasnya Balita di Pasar Rebo</title>
		<link>https://daerah.eranasional.com/34364/ibu-kakek-dan-nenek-jadi-tersangka-tewasnya-balita-di-pasar-rebo</link>
					<comments>https://daerah.eranasional.com/34364/ibu-kakek-dan-nenek-jadi-tersangka-tewasnya-balita-di-pasar-rebo#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harfa Gandhi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2023 04:13:29 +0000</pubDate>
				
		
		<category><![CDATA[balita dianiaya]]></category>
		<category><![CDATA[balita tewas dianiaya orang tua]]></category>
		<category><![CDATA[Penganiayaan Balita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.eranasional.com/34364/ibu-kakek-dan-nenek-jadi-tersangka-tewasnya-balita-di-pasar-rebo</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Polres Metro Jakarta Timur menetapkan tiga tersangka dalam kasus penganiayaan yang menewaskan balita perempuan berinisial AF (2) warga Pekayon, Pasar Rebo. Dari hasil penyidikan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) ketiga tersangka merupakan kakek, nenek tiri yakni Antonius Sirait dan Titin Hariyani, serta ibu kandung AF, Sri Wahyuni. Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Budi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_34365" aria-describedby="caption-attachment-34365" style="width: 1920px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-34365 size-full" src="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2023/01/3142387326.jpg" alt="" width="1920" height="1565" srcset="https://daerah.eranasional.com/wp-content/uploads/2023/01/3142387326.jpg 1920w, https://daerah.eranasional.com/wp-content/uploads/2023/01/3142387326-768x626.jpg 768w, https://daerah.eranasional.com/wp-content/uploads/2023/01/3142387326-1536x1252.jpg 1536w, https://daerah.eranasional.com/wp-content/uploads/2023/01/3142387326-750x611.jpg 750w, https://daerah.eranasional.com/wp-content/uploads/2023/01/3142387326-1140x929.jpg 1140w" sizes="(max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /><figcaption id="caption-attachment-34365" class="wp-caption-text">Ilustrasi penganiayaant terhadap anak. (Foto: Net)</figcaption></figure>
<p><strong>JAKARTA</strong> &#8211; Polres Metro Jakarta Timur menetapkan tiga tersangka dalam kasus penganiayaan yang menewaskan balita perempuan berinisial AF (2) warga Pekayon, Pasar Rebo.</p>
<p>Dari hasil penyidikan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) ketiga tersangka merupakan kakek, nenek tiri yakni Antonius Sirait dan Titin Hariyani, serta ibu kandung AF, Sri Wahyuni.</p>
<p>Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Budi Sartono mengatakan para tersangka memiliki keterlibatan berbeda namun saling berkaitan dalam kasus tewasnya AF pada Selasa (17/1/2023).</p>
<p>Sri Wahyuni ditetapkan sebagai tersangka dengan jerat Pasal 76 B Jo Pasal 77 dan, atau Pasal 76 C Jo Pasal 80 (4) UU Nomor 35 tahun 2014 karena menelantarkan AF kepada Sirait dan Titin.</p>
<p>&#8220;Pasal tersendiri yaitu penelantaran anak. Anak tersebut sudah dititip oleh ibu kandungnya dari bulan April 2022 dan tidak pernah dinafkahi,&#8221; kata Budi di Jakarta Timur, Kamis (19/1/2023).</p>
<p>Penelantaran berkaitan dengan kasus karena meski Sri Wahyuni sudah tinggal satu rumah dengan korban, tapi hal ini menjadi motif Sirait dan Titin menyiksa AF secara biadab.</p>
<p>Sirait dan Titin yang sehari-harinya bekerja sebagai penjual bensin eceran di kawasan Pasar Rebo tersebut merasa terbebani harus merawat AF sehingga kerap melakukan kekerasan.</p>
<p>Secara bergantian mereka berulang kali menyentil, menjewer, menampar, memukul, bahkan membanting AF yang dibuktikan dari temuan lebam pada sekujur jasad balita tak berdosa itu.</p>
<p>&#8220;Kakek dan nenek tiri tersebut kesal kalau (AF) rewel. Pada saat terakhir adalah melakukan pembantingan dan pemukulan yang mengakibatkan meninggalnya balita tersebut,&#8221; ujar Budi.</p>
<p>Atas perbuatannya Sirait dan Titin dijerat Pasal 76 C Jo Pasal 80 (3) UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau psl 351 (3) KUHP tentang penganiayaan mengakibatkan kematian.</p>
<p>Budi menuturkan Sri Wahyuningsih yang menelantarkan AF terancam hukuman 20 tahun penjara, sedangkan Sirait dan Titin yang melakukan penganiayaan terancam hukuman 15 tahun penjara.</p>
<p>&#8220;Ketiga tersangka sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sebelumnya, kasus penganiayaan AF terungkap setelah anak dari Sirait dan Titin membawa korban ke Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo pada Selasa (17/1/2023) sekira pukul 20.55 WIB.</p>
<p>Kala itu Sirait sempat berdalih korban terluka dan meninggal akibat terjatuh, namun dokter Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo tak terkecoh karena mendapati lebam pada sekujur jasad AF.</p>
<p>Temuan lalu dilaporkan ke jajaran Polsek Pasar Rebo dan Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur yang segera mengarahkan tim untuk mengamankan Sirait, Titin dan Wahyuni.</p>
<p>Sementara jasad AF dibawa ke rumah sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk proses autopsi memastikan penyebab kematian dan hasilnya nanti jadi alat bukti proses hukum lebih lanjut. **</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://daerah.eranasional.com/34364/ibu-kakek-dan-nenek-jadi-tersangka-tewasnya-balita-di-pasar-rebo/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
					<media:content
				url="https://daerah.eranasional.com/wp-content/uploads/2023/01/3142387326.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1920"
				height="1565">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[3142387326]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://daerah.eranasional.com/wp-content/uploads/2023/01/3142387326-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
													<media:copyright>Harfa Gandhi</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
