<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Guru Cabul di Depok &#8211; Daerah Eranasional.com</title>
	<atom:link href="https://daerah.eranasional.com/tag/guru-cabul-di-depok/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://daerah.eranasional.com</link>
	<description>Jujur, terupdate dan profesional</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Dec 2021 04:10:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://daerah.eranasional.com/wp-content/uploads/2022/02/cropped-WhatsApp-Image-2022-02-09-at-12.56.02-32x32.jpeg</url>
	<title>Guru Cabul di Depok &#8211; Daerah Eranasional.com</title>
	<link>https://daerah.eranasional.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>10 Santriwati Jadi Korban Guru Ngaji Cabul di Depok, Begini Modusnya</title>
		<link>https://daerah.eranasional.com/20332/10-santriwati-jadi-korban-guru-ngaji-cabul-di-depok-begini-modusnya</link>
					<comments>https://daerah.eranasional.com/20332/10-santriwati-jadi-korban-guru-ngaji-cabul-di-depok-begini-modusnya#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Era]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Dec 2021 04:10:39 +0000</pubDate>
				
		
		
		<category><![CDATA[10 Santri Korban Cabul]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Agama di Depok Cabul]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Cabul di Depok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.eranasional.com/20332/10-santriwati-jadi-korban-guru-ngaji-cabul-di-depok-begini-modusnya</guid>

					<description><![CDATA[Depok &#8211; Guru ngaji bernama M Marin Surya (52) ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan seksual terhadap 10 santriwati di bawah umur. Pihak kepolisian mengungkap modus yang digunakan pelaku. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menuturkan, Marin melakukan aksi bejatnya itu di sebuah ruangan majelis taklim yang biasa digunakan untuk melakukan konsultasi. &#8220;Itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_11714" aria-describedby="caption-attachment-11714" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-11714" src="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2021/06/ilustrasi-pencabulan-terhadap-anak-laki-laki-ilustrasi-pemerkosaan-laki-laki.jpg" alt="" width="700" height="393" srcset="https://daerah.eranasional.com/wp-content/uploads/2021/06/ilustrasi-pencabulan-terhadap-anak-laki-laki-ilustrasi-pemerkosaan-laki-laki.jpg 700w, https://daerah.eranasional.com/wp-content/uploads/2021/06/ilustrasi-pencabulan-terhadap-anak-laki-laki-ilustrasi-pemerkosaan-laki-laki-400x225.jpg 400w, https://daerah.eranasional.com/wp-content/uploads/2021/06/ilustrasi-pencabulan-terhadap-anak-laki-laki-ilustrasi-pemerkosaan-laki-laki-250x140.jpg 250w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-11714" class="wp-caption-text">foto: ilustrasi</figcaption></figure>
<p><strong>Depok</strong> &#8211; Guru ngaji bernama M Marin Surya (52) ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan seksual terhadap 10 santriwati di bawah umur.</p>
<p>Pihak kepolisian mengungkap modus yang digunakan pelaku. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menuturkan, Marin melakukan aksi bejatnya itu di sebuah ruangan majelis taklim yang biasa digunakan untuk melakukan konsultasi.</p>
<p>&#8220;Itu ada ruang di majelis taklim yang digunakan untuk konsultasi dan sebagainya, dan di ruang itulah dilakukan pencabulan,&#8221; kata Zulfan, Selasa (14/12/2021).</p>
<p>Dia menuturkan, yang bersangkutan dalam kesehariannya merupakan guru ngaji. Adapun waktu belajar mengajar dilakukan sejak pukul 17.00 hingga selepas waktu Sholat Maghrib.</p>
<p>&#8220;Ini kan murid-murid yang diajarkan mengaji oleh tersangka ya. Waktu ngajinya itu jam 5 sore sampai selesai Maghrib,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Zulpan mengatakan, dalam menjalankan aksinya, Marin juga mengancam para korban. Ancaman tersebut pun mengakibatkan para korban merasa ketakutan dan menuruti permintaan tersangka.</p>
<p>&#8220;Anak di bawah usia dapat tekanan serta ancaman, hingga dia takut melawan dan diminta untuk memegang alat vital,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dirinya memastikan, kesepuluh korban tersebut akan mendapatkan pendampingan. Selain itu, trauma healing atas kejadian tersebut juga akan diberikan.</p>
<p>&#8220;Dari unit PPA Polrestro Depok sudah memberikan pendampingan. Tentunya pasca-kejadian ini juga kami lakukan langkah langkah terkait trauma healing,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sekadar informasi, peristiwa bejat tersebut terjadi di Majelis Ta&#8217;lim Kelurahan Kemiri Muka Beji, Kota Depok.</p>
<p>Sebanyak 10 santriwati yang menjadi korban enam di antaranya berumur 10 tahun, umur 11 dua orang, dan yang berumur 14 dan 15 satu orang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://daerah.eranasional.com/20332/10-santriwati-jadi-korban-guru-ngaji-cabul-di-depok-begini-modusnya/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
					<media:content
				url="https://daerah.eranasional.com/wp-content/uploads/2021/06/ilustrasi-pencabulan-terhadap-anak-laki-laki-ilustrasi-pemerkosaan-laki-laki.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cabuli anak]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://daerah.eranasional.com/wp-content/uploads/2021/06/ilustrasi-pencabulan-terhadap-anak-laki-laki-ilustrasi-pemerkosaan-laki-laki-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
													<media:copyright>Angie</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
