Makassar, ERANASIONAL.COM – Seorang perempuan Lanjut Usia (Lansia) di Kota Makassar menjadi korban jambret di siang bolong.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Tamalate IV, Setapak 6, Kecamatan Rappocini, pada Minggu (29/3) kemarin, di sebuah lorong yang sunyi.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, perempuan Lansia tersebut berjalan seorang diri di gang sunyi dengan menenteng sebuah tas berukuran kecil.

Tiba-tiba dari arah belakang, muncul sebuah sepeda motor yang dikendarai seorang pemuda langsung menyambar tas Lansia tersebut. Belakangan diketahui korban bernama Nikmayati (66).

Kepada polisi dia mengaku sebelum kejadian berlangsung, dirinya sempat berpapasan langsung dengan pelaku di ujung lorong tanpa menaruh rasa curiga sedikit pun terhadap gerak-gerik pria tersebut.

“Awalnya saya berpapasan, tanpa rasa curiga sedikit pun. Sempat saya lihat dia mutar, tapi saya tidak tahu dia mau masuk setapak,” kata Nikmayati, Rabu 1 April 2026 pagi.

Tanpa dia sadari ternyata pelaku memutar kendaraannya dan mengikutinya dari belakang.

“Dia menarik tas saya, saya langsung ini sadar, ternyata jambret. Jadi saya sempat teriak, tapi tidak ada orang-orang yang mendengar karena itu lorong sepi,” ucapnya.

Ia pasrah dan kaget, hanya mampu bereaksi seketika, tanpa kesempatan mempertahankan barang miliknya.

Dia menambahkan kejadiannya sekitar pukul 11.30 wita. Saat itu dia baru saja menghadiri halal bi halal di daerah tersebut.

Tas yang hilang itu memang tak berisi uang dalam jumlah besar, namun menyimpan hal yang jauh lebih penting bagi dirinya.

Ia mengungkapkan bahwa di dalam tas tersebut terdapat sejumlah kartu debit serta surat-surat berharga yang sangat dibutuhkan dalam aktivitas sehari-hari.

“Uangnya mungkin tidak sampai Rp200 ribu, cuman itu surat-surat sama kartu-kartu di dalam,” keluhnya.

Beberapa jam setelah kejadian, laporan pun disampaikan ke Polsek Rappocini sebagai bentuk harapan akan keadilan. Ia berharap pelaku ditangkap. []