Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Wahyu Rohadi usai melakukan pemantauan ruang isolasi mandiri di MAN Insan Cendekia Kota Pekalongan.

Pekalongan – Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Wahyu Rohadi memantau langsung 45 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Kota Pekalongan yang melakukan isolasi mandiri di asrama sekolah karena terpapar Covid-19, Minggu (6/2/2022).

“Kita cek, sejauh mana kesehatan Siswa MAN Insan Cendekia yang tekonfirmasi Covid-19 dan kegiatan di lokasi isolasi terpusat. Alhamdulilah kegiatan disini berjalan lancar,” kata Kapolres.

“Bagi siswa yang terkena Covid-19 tidak diperbolehkan keluar dan diawasi ketat. Sedang siswa yang tidak terkena Covid-19 juga harus ditempatkan terpisah,” imbuhnya.

Kapolres juga berpesan, agar pihak sekolah menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan mengurangi mobilitas.

Kepala MAN Insan Cendekia Kota Pekalongan, Khoirul Anam mengatakan  saat ini pihak sekolah melakukan semi lock down dan kegiatan belajar mengajar secara daring. Orang tua yang akan menengok anaknya dilarang bertemu langsung.

“Kegiatan pencegahan terus kita galakkan untuk percepatan penyembuhan siswa dan meminimalisir penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah,” kata Anam.

“Untuk itu, kami harapkan peran serta orang tua. Sementara, mohon maaf kami tidak mengijinkan untuk menemui anaknya terlebih dahulu agar mereka cepat sembuh. Dan kita bisa cegah penularan virus Covid-19,” lanjutnya.

Anam juga menceritakan awal mula terjadinya penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolahnya. Waktu itu ada salah seorang siswa yang sakit, lalu diperiksa kesehatannya dan ternyata siswa itu terpapar Covid-19. Sehingga dilakukan pemeriksaan kepada seluruh siswa, guru, tenaga pendidikan, satpam dan tata usaha.

“Dari tes PCR yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, ternyata ada 45 siswa dan satu guru yang positif terpapar Covid-19,” katanya.

Dinas Kesehatan Kota Pekalongan saat ini masih melakukan pelacakan atau tracing penularan Covid-19 di sekolah tersebut, apakah siswa melakukan kontak dengan orang lain diluar sekolah. (em-aha).