Wakil Wali Kota Pekalongan H Salahudin menghadiri acara launching Kampung Moderasi Beragama di Perumahan Binagriya Blok A, Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Rabu (26/7). (Foto: Ist)

KOTA PEKALONGAN, Eranasional.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan bersama Pemkot Pekalongan me-launching Kampung Moderasi Beragama di Perumahan Binagriya Blok A, Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Rabu (26/7).

Launching dilakukan oleh Wakil Wali Kota Pekalongan H Salahudin didampingi Kepala Kantor Kemenag Kota Pekalongan Kasiman Mahmud Desky dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) KH Ahmad Marzuqi.

Hadir juga Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) M Taufiqu Rochman, dan jajaran Kemenag Kota Pekalongan, serta instansi terkait lainnya.

Dipilihnya perumahan Binagriya Blok A Medono sebagai tempat launching karena  melihat kondisi masyarakatnya yang senantiasa menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama.

Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin menyampaikan apresiasi dan menyambut baik atas diresmikannya Kampung Moderasi Beragama yang diinisiasi oleh jajaran Kemenag sebagai upaya meminimalisir terjadinya konflik antar agama, dan menjadi harapan dalam upaya-upaya memperbaiki dan menjaga kerukunan umat beragama.

“Alhamdulillah Kemenag Kota Pekalongan telah berinovasi dan melakukan terobosan-terobosan agar kehidupan beragama di Kota Pekalongan semakin  kondusif, salah satunya dengan me-launching kampung seperti ini di Binagriya Blok A ini,” ucap Salahudin dalam rilis tertulis yang diterima eranasional.com, Jumat (28/7/2023).

Dia berharap, di Kota Pekalongan semakin banyak terbentuk kampung serupa, sehingga dengan semakin banyaknya kampung moderasi beragama, maka hal ini dapat berkontribusi terhadap kondusivitas situasi di Kota Batik ini dari sisi tolerasi beragama.

Wakil Wali Kota Pekalongan H Salahudin menghadiri acara launching Kampung Moderasi Beragama di Perumahan Binagriya Blok A, Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Rabu (26/7). (Foto: Ist)

“Tinggal kita melakukan pencegahan dari segi lain seperti pencegahan kenakalan remaja, dan lain lain. Jika toleransi beragama ini sudah terwujud, maka bisa menjadi pondasi kuat untuk mengatasi permasalahan lain  seperti perekonomian, kepemudaan, dan kegiatan masyarakat lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, moderasi beragama di Kota Pekalongan sudah semakin baik terlebih adanya FKUB yang membantu situasi Kota Pekalongan ini semakin adem ayem dan kondusif, serta aman dari konflik beragama.

“Langkah dan upaya Kemenag dengan meresmikan kampung ini juga  membantu FKUB  semakin terkoordinir dan bersinergi dengan Pemkot, dan instansi terkait lainnya serta ormas keagamaan sehingga semakin kondusif kehidupan moderasi beragama,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Pekalongan Kasiman Mahmud Desky menjelaskan, launching Kampung Moderasi Beragama ini adalah sebuah program dari Kemenag RI khususnya Dirjen Binmas Islam, di mana program penguatan moderasi beragama ini menjadi program prioritas Kemenag, salah satunya bagaimana mempromosikan hidup moderat, toleran, tanpa kekerasan, dan mencintai NKRI menjadi pola pikir serta tindakan di masyarakat.

“Di jajaran Kemenag juga sudah diberikan wawasan moderasi beragama, sehingga kemudian moderasi beragama ini diteruskan ke masyarakat yang  heterogen dari sisi agama, suku, warna kulit sehingga daya jangkaunnya lebih luas,” pungkasnya. (em-aha)