Pegawai Rutan Kelas I Makassar mengikuti kegiatan latihan menembak. (Foto: Rutan Makassar)

“Kami selalu siap untuk bersinergi dengan pihak Rutan Makassar dalam hal peningkatan kualitas SDM petugas di bidang fisik dan mental,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan, Andi Erdiyangsah Bahar berharap setelah memperoleh materi dan pengalaman menembak tersebut

Jajaran Kesatuan Pengamanan memiliki mental yang baik saat menghadapi situasi genting di lapangan.

Diketahui penghuni Rutan Kelas I Makassar saat ini berjumlah 1.886 orang, dengan rincian 1.448 tahanan, 433 narapidana dan 5 bayi dengan kekuatan petugas yang hanya berjumlah 12 orang.

“Kita tidak bisa memprediksi kapan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di Rutan Makassar dan tentu saja bukan hal yang diharapkan untuk terjadi,”ungkapnya.

“Tapi sebuah keharusan bagi setiap petugas khususnya petugas pengamanan untuk memiliki kemampuan dalam menggunakan senjata api. Walaupun penggunaannya merupakan opsi terakhir dalam menghadapi situasi gangguan kamtib tersebut,” sambungnya.

Salah satu petugas Angkatan 2017, Reza Naphan Yauri mengaku sangat senang dengan adanya Latihan menembak ini. Ia berharap dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya.

“Alhamdulillah, seru dan menegangkan. Karena ini pertama kali saya ikut sejak terangkat tahun 2017. Semoga ini berlanjut dan rutin setiap tahunnya untuk mengasah kemampuan kami dalam menembak,” ucapnya antusias.***