JAKARTA, Eranasional.com – Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Setyoko mengusulkan dibuat rumah sakit khusus untuk pecandu judi online. Menurut dia, Pemprov Jakarta perlu melakukan itu.
“Kami mengusulkan rumah sakit khusus untuk pecandu judi daring,” kata Setyoko pada penyampaian laporan hasil reses ketiga DPRD DKI Jakarta tahun anggaran 2023 di Jakarta, Senin, 20 November 2023.
Menurut dia, penanganan bagi para pecandu judi online patut diperhatikan. Pasalnya, kondisi mental bisa terganggu sehingga perlu ada tindakan serius bagi mereka.
Dia pun mengutip pernyataan Menteri Komunikasidan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi yang menyebutkan bahwa judi online tidak hanya digemari warga biasa, tapi juga ada aparatur sipil negara (ASN) yang kecanduan permainan tersebut.
“Saya diperlihatkan fotoin oleh teman, tuh pegawai (ASN) kita pada main judi online,” kata Budi.
“Korban judi online ada ASN, bahkan pejabat di lingkungan Pemprov DKI,” tambahnya.
Menurut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat banyak warga Indonesia berpenghasilan di bawah Rp100.000 per hari bermain judi online.
Data Ditjen Aptika Kemnkominfo pada Oktober 2023 lalu menyebuan 427.980 konten lintas platform telah ditangani. Rinciannya, 239.551 situs dan IP, 17.102 konten dari file sharing, dan 171.327 konten media sosial.
Ditolak Dinkes DKI Jakarta
Menanggapi itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI jakarta menilai usulan rumah sakit khusus pecandu judi online tidak perlu karena Pemprov DKI sudah memiliki Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD).
“Judi atau pun judi online dapat menyebabkan adiksi. Dan adiksi adalah salah satu bentuk gangguan jiwa. Untuk penanganan kejiwaan, DKI Jakarta memiliki RSKD Duren Sawit,” kata Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati, kemarin.Â
Dijelaskannya, RSKD Duren Sawit memiliki beberapa fasilitas untuk masalah gangguan jiwa. Sehingga bisa menangani masalah kejiwaan akibat kegiatan judi.
“Beberapa fasilitas yang dimiliki RSKD Duren Sawit antara lain, klinik rawat jalan adiksi, rawat inap adiksi dengan dokter spesialis jiwa adiksi. Jadi, untuk layanan adiksi bisa dilakukan di RSKD Duren Sawit,” terang Ani. (*)

Tinggalkan Balasan