JAKARTA, Eranasional.com – Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta belakangan ini meningkat kembali. Epidemiologi dar Griffith University Australia, Dicky Budiman mengingatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta untuk segera menanganinya.

Menurut Dicky, salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh Dinkes DKI Jakarta adalah menggalakkan kembali protokol kesehatan (prokes).

“Untuk prokes 5M harus dibudayakan kembali. Lalu meningkatkan kualitas udara,” kata Dicky, Jumat, 8 Desember 2023.

Sekadar mengingatkan kembali, 5M merupakan singkatan dari Mencuci tangan, Mengenakan masker, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi mobilitas.

Dia berpendapat, penerapan prokes merupakan langkah awal mengantisipasi penularan COVID-19 agar tidak semakin meluas di masyarakat.

“Artinya, daerah lain harus memitigasi DKI Jakarta dan merespon hal yang sama. Melakukan percepatan vaksinasi booster, lalu vaksinasi primer yang tentunya ini dijamin oleh pemerintah,” tuturnya.

Dia pun mengapresiasi kemampuan Pemprov DKI dalam mendeteksi kasus positif COVID-19 secara cepat dan mengungkapkan ke publik.

Kata Dicky, kemampuan Pemprov DKI dapat dijadikan contoh oleh kota lain agar tidak abai dalam penanganan virus COVID-19.

“Kemampuan Pemprov DKI Jakarta jauh lebih baik dalam deteksi, surveilans, dan juga respon kesehatan lainnya,” imbuh Dicky.

Untuk diketahui, Dinkes DKI Jakarta menyebut kasus positif COVID-19 kembali melonjak di Jakarta selama tiga pekan berturut-turut sejak 13 November 2023.

Jumlah orang yang terpapar COVID-19 terus meningkat setiap minggunya. Pada periode 20-26 November ada 62 orang yang dinyatakan positif COVID-19.

Hingga 3 Desember 2023, total warga Jakarta yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 80 orang atau naik 30-40 persen dari minggu sebelumnya. (*)