Jumlah titik panas sebanyak ini mengalami peningkatan ketimbang hari sebelumnya, Kamis (15/2) yang terdeteksi 13 titik dan tersebar pada tiga kabupaten, yakni Kabupaten Paser satu titik , Kutai Timur delapan titik , dan, Kabupaten Kutai Kartanegara empat titik.

Mengingat jumlah titik panas yang mengalami peningkatan, maka ia mengimbau semua pihak selalu waspada dan mencegah agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seperti tidak melakukan pembakaran di hutan maupun lahan.

Kewaspadaan perlu terus dilakukan karena sejumlah kawasan masih mengalami cuaca panas dalam beberapa hari berturut-turut, sehingga hal ini dapat menyebabkan ranting dan daun mengering yang rawan terjadi karhutla saat terkena api maupun bara yang kecil.

Ia melanjutkan, sebanyak 25 titik panas yang terdeteksi kemarin tersebar pada enam kabupaten/kota yakni Samarinda satu titik , Paser satu titik , satu titik , Kutai Barat dua titik , Kutai Timur 14 titik , dan Kutai Kartanegara enam titik.

Rinciannya adalah di Kota Samarinda yang terdeteksi satu titik, berada di Kecamatan Sambutan, untuk Kabupaten Paser berada di Kecamatan Batu Engau, untuk Kabupaten Penajam Paser Utara berada di Kecamatan Penajam, yang semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.