Pekalongan, ERANASIONAL.COM – Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid (Aaf), mendorong insan pers PWI Kota Pekalongan terus menjaga profesionalitas. Pesan ini disampaikan saat acara buka puasa bersama di Ayam Ungkep Kahuripan, Senin (9/3/2026).
Aaf mengapresiasi sinergi harmonis yang selama ini terjalin erat antara Pemerintah Kota Pekalongan dengan jajaran PWI. Menurutnya, hubungan baik ini menjadi kunci utama dalam menyajikan informasi yang benar, berimbang, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.
“Alhamdulillah, sinergitas Pemkot dan PWI selama ini sudah sangat luar biasa. Saya selalu menekankan kepada teman-teman media agar tetap bekerja secara profesional,” ujar Wali Kota Aaf di sela kegiatan ramah tamah tersebut.
Ia menjelaskan, profesionalitas berarti wartawan mampu menyampaikan fakta di lapangan secara akurat tanpa mengubah substansi. Hal ini penting agar tidak muncul persepsi yang salah di tengah masyarakat akibat judul atau narasi yang kurang tepat.
“Beritakan apa adanya dan harus fair. Jangan membuat narasi yang memicu persepsi berbeda. Jika ada kekurangan dalam program pemerintah, silakan dikritik sebagai bahan evaluasi kami,” jelas Aaf menekankan objektivitas.
Wali Kota juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak pernah melakukan intervensi atau menekan kebebasan pers di Pekalongan. Ia percaya setiap jurnalis sudah memahami peran dan tanggung jawab profesinya masing-masing dengan sangat baik.
“Saya tidak pernah membatasi teman-teman media. Kita semua profesional dan tahu posisi masing-masing. Selamat juga atas prestasi PWI Kota Pekalongan yang baru saja meraih penghargaan di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Pekalongan, Kuswandi, menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas dan kode etik jurnalistik. Pihaknya akan terus mendorong anggota untuk menyajikan produk berita yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami sangat mengapresiasi sinergi ini. PWI akan terus meningkatkan kapasitas anggota melalui berbagai pelatihan agar kualitas pemberitaan semakin kredibel dan mampu memberikan edukasi positif bagi publik,” pungkas Kuswandi. (em-aha)

Tinggalkan Balasan