
Pekalongan – Sebuah gudang pembuatan tali tambang kapal di Jalan Pramuka, Pabean, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan ludes dilalap si jago merah, Jumat (14/10/2022).
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab pasti dari kebakaran tersebut. Namun, kerugian akibat musibah kebakaran tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Bachtiar (50), warga Pabean menceritakan kronologi kejadian yang saat itu dirinya sedang beraktifitas ditengah sawah.
“Saat itu saya melihat dari sawah kalau api sudah membesar. Terus saya minta tolong dan berteriak kebakaran-kebakaran, karena api semakin besar dan meledak seperti petasan. Soalnya hari Jumat kan pada libur, jadi engga ada orang. Untuk kejadiannya sekitar pukul 08.15 wib,” terangnya.
Sementara itu, Kasi Pencegahan dan Informasi Damkar Satpol P3KP Kota Pekalongan, Slamet Samuji menjelaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan 3 armada Damkar usai mendapat laporan kebakaran itu dari warga dan Lurah Padukuhan Kraton.
“Saat petugas datang, api masih menyala dan membesar. Tim kemudian segera melakukan pemadaman dan pembasahan dengan menerjunkan 3 armada, yakni Hilux, Borneo 6000lt dan Giga 5000lt,” katanya kepada eranasional.
Menurut Slamet, meski sempat terkendala akses jalan karena banyaknya warga yang menonton namun tim berhasil memadamkan api selama 1 jam.
“Alhamdulillah, sekitar pukul 10.00 wib api berhasil dipadamkan dengan dibantu oleh warga, relawan, TNI-Polri, BPBD, SAR, Red Car, dan PMI,” katanya.
Kapolsek Pekalongan Utara, Kompol Joko Hendro Sulistyo menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Karena libur dan tidak ada aktifitas pekerja, alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Sedangkan untuk kerugian materi berupa mesin dan bahan- bahan produksi sekitar Rp450 juta,” pungkasnya. (em-aha)

Tinggalkan Balasan