
MAKASSAR, Eranasional.com – Lima orang bocah Sekolah Dasar (SD) dilaporkan tenggelam di kawasan Pantai Bosowa Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Akibat insiden itu, satu diantaranya tewas sementara empat lainnya kini dirawat di Rumah Sakit.
Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Lando Sambolangi menuturkan, kelima bocah itu dikabarkan tenggelam usai terseret ombak saat tengah bermain pada 17 Agustus 2023 kemarin.
“Iya betul, ada 5 anak yang tenggelam di sana. Satu meninggal dunia sementara yang lain masih dirawat di RS,” kata Lando saat dihubungi Jumat 18 Agustus 2023.
Lando menjelaskan, sebelum insiden nahas menimpa para bocah itu, mereka awalnya meminta izin untuk bermain bola dalam rangka memperingati hari kemerdekaan 17 Agustus di pantai milik Bosowa Group tsrsebut.
Namun tak lama berselang, salah satu dari anak yang melihat mereka terseret ombak datang melapor jika ada sejumlah anak yang sedang meminta tolong karena tenggelam.

“Dari keterangan yang kami peroleh dari keluarga korban itu awalnya, para anak ini izin ke orang tua mau main bola di acara Kemerdekaan,”beber Lando.
“Mereka pun diizinkan, tapi tak lama kemudian ada seorang anak datang menyampaikan bahwa kelima bocah ini diseret ombak dan tenggelam,” sambungnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Lando, salah satu korban mengaku jika awalnya mereka ini tengah bermain di pinggiran pantai.
Namun saat asyik bermain tiba-tiba saja para bocah ini malah terseret ombak hingga jauh dari bibir pantai.
Para korban, kata Lando sempat minta tolong dan dibantu warga namun satu korban sulit tertolong hingga akhirnya meninggal dunia.
“Awalnya kan cuman main dibibir pantai tapi malah diseret ombak. Mereka juga sempat ditolong warga dengan dilemparkan ban, tapi ada satu korban yang sulit ditolong akhirnya meninggal dunia,” terang Lando.

Setelah kejadian itu, korban pun langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk diberikan pertolongan hingga dapat selamat.
Sementara, satu korban yang meninggal dunia telah dipulangkan ke keluarganya dan dimakamkan.
Lebih lanjut, Lando mengimbau kepada orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak anak.
“Kami mengimbau dari insiden ini bisa dijadikan pelajaran buat kita semua terutama kepada orang tua agar jangan lengah dalam pengawasan terhadap anak-anaknya,” tandasnya.
Informasi yang diperoleh, bahwa para bocah malang itu masing-masing berinisial MR (12), F (11), FI (14), A (14). Sementara yang meninggal dunia diketahui berinisial MAF (12).***

Tinggalkan Balasan