Tak hanya di Klungkung, kasus pencurian juga mencuat di wilayah Sidemen, Kabupaten Karangasem. Kali ini, pelaku menyasar pura-pura dan mencuri uang kepeng, benda bernilai historis dan sakral bagi umat Hindu di Bali.
Kapolsek Sidemen, AKP I Gusti Bagus Suteja, membenarkan adanya sejumlah laporan kehilangan uang kepeng di wilayah hukumnya. Ia menyebutkan bahwa setidaknya terdapat enam pura yang menjadi sasaran pencurian.
“Empat pura berada di wilayah Desa Sidemen, sementara dua lainnya berada di wilayah Desa Lokasari. Kejadiannya sudah berlangsung beberapa waktu lalu dan sasarannya adalah uang kepeng,” jelas AKP I Gusti Bagus Suteja, Selasa (13/1/2026).
Salah satu pura yang mengalami pencurian adalah Pura Dalem Hyang Taluh. Aksi pencurian di pura tersebut baru diketahui oleh pengempon pada awal Januari 2026, saat dilakukan pengecekan rutin di area pura.
Lebih parah lagi, di Pura Merajan, pelaku diduga berhasil membawa kabur ribuan keping uang kepeng kuno. Kehilangan ini tidak hanya berdampak secara materi, tetapi juga menyentuh aspek budaya dan spiritual masyarakat setempat.
Uang kepeng sendiri merupakan benda bersejarah yang sering digunakan dalam upacara adat dan keagamaan di Bali. Selain memiliki nilai ekonomis, uang kepeng juga dianggap sakral, sehingga pencurian benda tersebut menimbulkan kemarahan dan kekecewaan di kalangan krama desa.

Tinggalkan Balasan