Menanggapi maraknya kasus pencurian ini, aparat kepolisian menyatakan terus melakukan langkah-langkah penyelidikan. Beberapa upaya yang dilakukan antara lain menelusuri rekaman CCTV, mengumpulkan keterangan saksi, hingga menyisir jalur-jalur yang mengarah ke wilayah lain, termasuk Klungkung.

Polisi juga mendatangi sejumlah tempat yang diduga menjadi lokasi penjualan uang kepeng, baik di pasar tradisional maupun kolektor barang antik, guna menelusuri kemungkinan peredaran barang hasil curian.

AKP I Gusti Bagus Suteja mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pengempon pura dan pemilik usaha kecil. Ia juga meminta warga segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Informasi sekecil apa pun sangat membantu dalam proses pengungkapan kasus,” tegasnya.

Maraknya kasus pencurian ini menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan lingkungan, seperti penguatan ronda malam, pemasangan CCTV, serta koordinasi aktif dengan aparat desa dan kepolisian. Pemerintah desa dan tokoh adat diharapkan turut berperan dalam menjaga keamanan wilayahnya masing-masing.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengungkap seluruh kasus pencurian yang terjadi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Bali. Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berjalan, dan polisi berharap para pelaku dapat segera diidentifikasi dan diproses sesuai hukum yang berlaku.