Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Depok Supian Suri turun langsung meninjau lokasi longsor. Ia menginstruksikan Satuan Tugas Banjir Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera melakukan penanganan darurat dengan mengangkat material longsoran, baik secara manual maupun menggunakan alat berat jenis spider.

Selain di Sukamaju, longsor juga dilaporkan terjadi di Kampung Kedong, RT 03 RW 19 Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji. Peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga terdampak, salah satunya milik Mukhsin Latunomo (46).

Mukhsin menuturkan, longsor terjadi pada dini hari sekitar pukul 01.40 WIB, saat hujan deras masih mengguyur wilayah tersebut.

“Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir mengikis tanah. Di atas sini juga ada saluran pembuangan air warga, sehingga pondasi tidak kuat dan akhirnya longsor sekitar lima meter,” kata Mukhsin.

Ia mengungkapkan bahwa longsor di wilayah tersebut bukan pertama kali terjadi. Kejadian sebelumnya bahkan sempat luput dari perhatian pemerintah dan hanya ditangani secara swadaya oleh warga.

“Longsor ini sudah dua kali. Yang pertama dulu ditangani secara sukarela oleh warga. Alhamdulillah yang kedua ini sudah dibantu oleh Binmas, Koramil, Pak Lurah, Pak Camat, Dinas Sosial, dan petugas pemadam kebakaran,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, Mukhsin beserta keluarganya terpaksa mengungsi sementara demi keselamatan.

“Hari ini kami harus mengungsi karena bagian pojok rumah saya terdampak. Itu kamar saya juga yang kena. Rumah saya posisinya agak ke bawah, jadi pas dengan titik longsor,” jelasnya.