Ia menegaskan bahwa tidak ada niat untuk mencemarkan nama baik Suderajat sebagai pedagang kecil. Ikhwan juga menyadari bahwa kejadian tersebut berdampak besar terhadap kehidupan dan mata pencaharian Suderajat beserta keluarganya.
“Kami turut merasakan bagaimana situasi ini memengaruhi usaha dan kehidupan beliau. Kami juga memohon maaf kepada masyarakat apabila video tersebut menimbulkan keresahan, kesalahpahaman, maupun sentimen negatif terhadap institusi kami,” lanjutnya.
Ikhwan menambahkan bahwa peristiwa ini menjadi pembelajaran penting bagi dirinya dan rekan-rekan aparat agar lebih mengedepankan prinsip kehati-hatian, profesionalitas, dan verifikasi fakta sebelum menyampaikan informasi kepada publik, terutama di era media sosial yang serba cepat.
Kapolres Metro Depok menilai penyelesaian kasus ini harus dilihat sebagai upaya bersama untuk memulihkan keadilan sosial bagi warga kecil. Ia berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang dan masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar.
“Yang terpenting adalah kepercayaan masyarakat tetap terjaga, dan hak warga untuk mencari nafkah dengan tenang bisa terlindungi,” pungkas Kombes Abdul Waras.

Tinggalkan Balasan