
BIMA, Eranasional.com – Kapolsek Monta, Bima, Iptu Takim membenarkan peristiwa pembongkaran kuburan oleh warga di Kabupaten Bima, NTB.
Takim menjelaskan bahwa warga membongkar kuburan almarhum bernama Ahmad setelah sebulan dikuburkan.
Kata dia, pembongkaran kuburan dilakukan karena keluarga bermimpi bahwa Ahmad masih hidup di dalam kubur.
Mereka mengklaim mendengar suara dentuman selama dua hari terakhir dari dalam kubur Ahmad.
“Jadi begini, itu berawal dari ahli warisnya bermimpi bahwa almarhum masih hidup,”kata Iptu Takim dikutip dari Kompas.com, Kamis (7/9/2023) lalu.
“Mereka mengaku mendengar suara dentuman dari dalam kubur, sehingga dilakukan pembongkaran,”sambungnya.

Namun setelah kuburan Almarhum Ahmad dibongkar, mereka tidak menemukan apa-apa.
Padahal banyak pihak yang sudah mengimbau untuk tidak melakukan pembongkaran.
Namun warga tetap melakukannya karena ingin menjawab rasa penasaran atas mimpi yang diterima keluarga.
Namun, kenyataannya, Ahmad tetap telah meninggal, dan kuburannya akhirnya ditutup kembali setelah pembongkaran tersebut.
“Dari pihak kami sudah mengimbau agar tidak dilakukan pembongkaran, tapi rupanya pihak keluarga itu memaksakan kehendak,”kata Takim.
“Kemudian setelah dilakukan pembongkaran, ternyata tidak sesuai dengan mimpinya. Kemudian jasad dikuburkan kembali,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan