“Para korban sedang panen padi, kemudian turun hujan dan sepuluh orang itu berlindung di saung, tiba-tiba ada petir nyambar. Empat orang meninggal di tempat, sedangkan sisanya enam orang dirawat di Puskesmas Saketi,” kata Guruh, Senin (30/9/2024).

Disampaikan Guruh, para korban selamat sempat mengalami pingsan setelah tersambar petir dan masih menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat. Sementara para korban meninggal sudah dibawa ke rumah duka masing-masing untuk dimakamkan.

“Korban selamat sedang perawatan dari pihak puskesmas, kalau yang meninggal dunia sudah dibawa oleh pihak keluarga masing-masing,” kata Guruh saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Ketua Forum Kampung Siaga Bencana (KSB) Pandeglang, Madsira, menyebut pihaknya sempat membantu proses evakuasi para korban ke puskesmas setempat.

Belajar dari peristiwa itu, pihaknya meminta agar masyarakat untuk selalu waspada di tengah cuaca ekstrem yang tengah melanda Kabupaten Pandeglang dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.

“Kita segera membantu ketika ada empat orang meninggal dunia. Dan bagi masyarakat, diharapkan selalu waspada karena selama peralihan musim ini cuaca bisa ekstrem dan bisa menyebabkan bencana,” pungkas dia.