“Kami mengimbau warga untuk antisipasi bencana, baik itu longsor, banjir, atau puting beliung. Masyarakat harus siap melakukan evakuasi dan tindakan penyelamatan jika sewaktu-waktu bencana terjadi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan untuk meminimalisir dampak bencana di kawasan rawan, terutama di wilayah dengan topografi yang rentan seperti bantaran kali dan perbukitan.

Sementara itu, Lurah Cilangkap, Galih Catur Prasatya, mengungkapkan bahwa laporan awal diterima dari Ketua RW 01 Kelurahan Cilangkap, Heri, yang menyampaikan adanya longsor di wilayah tersebut.

“Saya menindaklanjuti laporan dari Ketua RW 01, Bang Heri, terkait longsor di RT 02 RW 01. Lokasinya berada di Kampung Nyencle. Penyebabnya karena hujan yang cukup lama, sehingga tanah terkikis dan akhirnya longsor,” ungkap Galih.

Ia memastikan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan dinas teknis dan saat ini masih menunggu tindak lanjut penanganan dari pihak terkait.

“Kami bersama Pak RW sudah melaporkan ke dinas-dinas terkait. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada update penanganan lebih lanjut,” tutupnya