Depok, ERANASIONAL.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar asal Kota Depok. Muhammad Akhdan Arief Putra Ahmad Wibowo, siswa berusia 11 tahun dari SD Islam Daruttawa Pitara, sukses mengharumkan nama daerah di kancah internasional setelah meraih medali emas pada ajang Senkaido Open International Championship Seri VII.
Kejuaraan bergengsi yang digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 17–19 Oktober 2025 ini diikuti lebih dari 3.000 atlet dari 199 kontingen yang berasal dari enam negara, yakni Indonesia, Jepang, Malaysia, Brunei Darussalam, India, dan Sri Lanka. Ajang ini memperebutkan Piala Kemenpora RI, dan terselenggara berkat kolaborasi antara Senkaido, PB Forki, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.
Meski baru pertama kali turun di ajang internasional, penampilan Akhdan berhasil mencuri perhatian. Bertanding di kategori Kata Perorangan Beginner U12 Kyu 5–4 Male, ia tampil percaya diri dan sukses menyingkirkan sejumlah pesaing yang lebih berpengalaman.
“Saya tidak menyangka bisa menang karena lawan saya semua jago-jago. Alhamdulillah, berkat latihan keras dan doa kedua orang tua, saya bisa membawa pulang medali emas,” ujar Akhdan saat ditemui Eranasional di kediamannya, Selasa (21/10/2025).
Putra pasangan Ahmad Wibowo dan Sulistiani ini berlatih di Dojo Fatahilah Depok dibawah asuhan sensei Suwardi. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para Sensei dan Senpai yang telah sabar membimbingnya hingga mencapai prestasi tertinggi.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan para pelatih yang terus memotivasi saya untuk menjadi lebih baik,” tambahnya.
Sang ayah, Ahmad Wibowo, yang berprofesi sebagai mekanik bengkel motor tua / Antik, mengaku terharu dan bangga atas perjuangan anaknya. Menurutnya, kemenangan ini merupakan buah dari kedisiplinan dan semangat pantang menyerah Akhdan.
“Ini awal dari perjalanan panjang. Kemenangan hanyalah bonus dari kerja keras dan ketekunan. Kami sebagai orang tua hanya bisa mendoakan dan mendukung yang terbaik untuk masa depannya,” tutur Wibowo dengan mata berkaca-kaca.
Ia pun berpesan agar sang putra tidak cepat puas dan terus mengasah kemampuan.
“Kami berharap Akhdan tetap rendah hati, disiplin, dan rajin berlatih. Jadikan prestasi ini batu loncatan untuk meraih capaian yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.
Prestasi yang diraih Akhdan menjadi bukti bahwa semangat juang, disiplin, dan dukungan keluarga mampu membawa generasi muda Kota Depok menorehkan prestasi di tingkat dunia.
Ia berharap keberhasilannya dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk berani bermimpi dan berjuang di bidang yang mereka cintai.

Tinggalkan Balasan