Pekalongan, ERANASIONAL.COM – Setelah semalaman dilakukan pencarian, seorang perempuan yang dilaporkan terjun ke Kali Lodji akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (1/11/2025) pagi. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian oleh tim SAR gabungan.
Personel SAR Arnavat Polres Pekalongan Kota, Kuncoro, menjelaskan bahwa proses pencarian sempat dijadwalkan dimulai pagi hari setelah hasil pencarian malam sebelumnya nihil.
Namun, sebelum pencarian resmi dimulai, warga melaporkan bahwa korban telah terlihat mengapung di sungai. Menurutnya, korban ditemukan sekitar pukul 08.15 WIB dalam kondisi masih utuh namun tubuhnya sudah mulai membeku.
“Korban berjenis kelamin perempuan, usia sekitar 35 tahun. Ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian dan saat ini sudah dibawa ke RSUD Bendan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Sebelumnya, pada Jumat (31/10/2025) malam sekitar pukul 21.44 WIB, warga sekitar digegerkan dengan kabar adanya seseorang yang terjun ke sungai dari jembatan Lodji.
Seorang saksi mata, Raissa Amelia (26), warga Kelurahan Padukuhan Kraton, mengatakan bahwa dirinya melihat korban sedang berdiri di atas jembatan dengan satu kaki sudah melewati pagar pembatas.
“Tadi saya lihat korban berdiri di jembatan, tapi salah satu kakinya sudah melewati pagar, seperti mau menceburkan diri. Lalu, ada mas-mas yang lewat. Karena takut, saya minta tolong buat pegangin korban. Tapi saat mau di tolong, korban sudah loncat,” tutur Raissa.
Melihat kejadian itu, saksi langsung melapor ke PMI Kota Pekalongan yang kemudian meneruskan informasi kepada instansi terkait. Tak lama berselang, tim SAR gabungan datang dan langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian. Namun hingga tengah malam, hasilnya masih nihil.
“Kita akan lanjutkan pencarian esok pagi. Untuk kedalaman air di Sungai Lodji ini sekitar 5 meter,” ungkap Handika Hengky, Staf Operasi Basarnas Semarang.
Diketahui, korban bernama Ida Kusuma Wati atau kerap dipanggil Chen-chen warga kelurahan Kandang Panjang. Sedangkan untuk motif korban terjun ke sungai, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (em-aha)

Tinggalkan Balasan