Namun, laporan tersebut tidak berujung pada langkah lanjutan seperti yang diharapkan keluarga. Dalam pengakuan Jean Marc yang belakangan viral di media sosial, ia menyatakan kekecewaannya karena merasa laporan tersebut tidak ditangani secara serius. Bahkan, ia mengklaim keluarganya sempat dinilai terlalu agresif oleh pihak yang menerima pengaduan.

Situasi tersebut kemudian memicu kekecewaan sebagian publik, yang menilai upaya perlindungan terhadap anak seharusnya mendapat respons lebih tegas dan cepat dari lembaga terkait. Sejumlah netizen pun melontarkan kritik terhadap cara penanganan Komnas PA pada masa lalu.

Meski demikian, hingga kini tidak ada proses hukum baru yang dibuka terkait kasus tersebut. Klarifikasi Kak Seto pun menegaskan posisinya bahwa pihaknya telah berupaya menjalankan tugas sesuai kewenangan yang dimiliki pada saat itu.

Kembali mencuatnya kasus lama ini menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap isu perlindungan anak, sekaligus menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perlindungan anak perlu terus dijaga melalui transparansi, empati, dan kerja nyata.